Minggu, 24 Februari 2013

BAB 3

Bab 3. Manajemen File

Manajemen file merupakan bagian dari sistem operasi yang mengorganisasi serta menjaga jejak file-file. Manajemen file penting sebab bisa mengurangi resiko kehilangan file karena terhapus secara tak sengaja, tertimpa file baru, tersimpan di lokasi yang tidak diketahui serta hal-hal lain yang tidak diinginkan.
Manajemen File dalam Komputer
Manajemen File dalam Komputer

Konsep File dan Folder

File dapat diartikan sebagai penyimpanan abstrak informasi pada disk. Dengan konsep file pengguna tidak perlu memikirkan bagaimana cara informasi disimpan dan diletakkan, serta mekanisme kerja dari perangkat penyimpan data. Folder sebenarnya merupakan file juga, yang berisi informasi mengenai file. Folder dimiliki oleh sistem operasi dan dapat diakses dengan memakai rutin program yang terdapat pada sistem operasi itu.

Tipe File dalam Sistem Operasi 

Terdapat tiga tipe file pada sistem operasi, yaitu:
  1. File reguler File yang berisi informasi, terdiri dari file teks dan file biner. File teks berisi baris-baris teks (txt). Terdapat file biner eksekusi (exe) dan file biner hasil dari program aplikasi. Struktur internal dari file biner eksekusi hanya diketahui oleh sistem operasi, sedangkan struktur internal file biner hasil program aplikasi hanya diketahui oleh program aplikasi yang menggunakan file tersebut.
  2. File folder File folder merupakan file yang dimiliki oleh sistem operasi berisi informasi mengenai daftar file yang termasuk dalam folder itu.
  3. File khusus File yang merupakan nama logic dari perangkat masukan/keluaran.
Aturan Penamaan File

Meskipun sebuah file boleh dinamai apa saja, namun penamaannya harus mengikuti aturan tertentu. Aturan penamaan ini seiring dengan perkembangan teknologi microprocessor. Dulu pada saat komputer masih menggunakan microprocessor 8 bit, panjang karakter yang dibolehkan untuk nama sebuah file/folder adalah 8 karakter. Ketika komputer berkembang memakai microprocessor 32 bit, penamaan file boleh hingga 32 karakter.

Setiap file memiliki ekstensi, berupa tiga karakter yang mengikut nama file dengan tanda pemisah berupa titik (dot). Esktensi file menunjukkan tipe dari file itu. Selain itu penamaan sebuah file tidak boleh mengandung karakter-karakter yang termasuk dalam Reserved Word (yaitu / \ : ? * “ < > ). Reserver word merupakan karakter-karakter tertentu yang memiliki arti perintah khusus dalam program sehinga dicadangkan dan tidak boleh disertakan dalam nama sebuah file.

Nama sebuah file boleh diganti, namun tidak demikian halnya dengan ekstensinya. Ekstensi sebuah file tidak boleh diganti sebab jika hal itu dilakukan maka kemungkinan yang terjadi file tidak dapat dieksekusi, atau program aplikasi tidak dapat membuka file itu.

Windows Explorer

Pengelola File pada Sistem Operasi

Setiap sistem operasi umumnya dilengkapi dengan pengelola file. Di Linux tersedia File Manager dan di Windows tersedia Windows Explorer. Windows juga menyediakan folder My Documents sebagai tempat baku penyimpanan file dokumen. Berikut tips penting:
  • Gunakan penamaan file/folder secara konsisten, singkat serta mudah dalam pencarian
  • Usahakan memilih nama file/folder yang mencerminkan isinya
  • Kelompokkan file kedalam folder-folder sesuai dengan tipe file
  • Hindari pembuatan hirarki folder terlalu dalam
Cara Mengakses Windows Explorer

Berikut cara mengakses Windows Explorer pada Windows 7. Dari menu Start, bukalah All Programs, pilih Accessories, dan kemudian klik Windows Explorer.

Bagian-Bagian Jendela Windows Explorer
Bagian-bagian Jendela Windows Explorer

Layout jendela Windows Explorer terdiri dari elemen-elemen:
  1. Menu bar
  2. Navigation pane
  3. Library pane
  4. Preview pane
  5. Details pane
Elemen-elemen tersebut dapat ditampakan/disembunyikan melalui Organize. Penataan file maupun folder bisa didasarkan pada folder, nama file, jenis file, tanggal modifikasi, label, maupun nama pengarang.

Menu Layout Windows Explorer
Menu Layout Windows Explorer
Penataan file maupun folder bisa didasarkan pada folder, nama file, jenis file, tanggal modifikasi, label serta nama pengarang.

Penataan Ikon-Ikon pada Windows Explorer
Penataan Ikon-ikon pada Windows Explorer

Mengelola File

Perintah Menciptakan File Baru

File baru dapat berupa folder, shortcut, file teks maupun file-file paket aplikasi perkantoran seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Powerpoint serta file jenis lainnya. Berikut cara menciptakan file baru melalui menu bar:
  1. Pilih New dari menu File
  2. Klik salah satu menu dar daftar sesuai jenis file yang ingin diciptakan
  3. Ketik nama file, lalu akhiri dengan Enter
Ata dapat pula melalu menu konteks klik-kanan seperti diperlihatkan peragaan berikut:

Peraga Menciptakan File Baru
Peraga Menciptakan File Baru

Apapun jenis file baru yang akan diciptakan, selalu mengikuti langkah,langkah yang sama yaitu berikan perintah yang diperlukan, tulis nama file, lalu akhiri dengan Enter.

Memilih File

File dipilih untuk tujuan penyalinan, pemindahan serta penggantian nama. File dapat dipilih individual atau beberapa sekaligus, baik secara berurutan maupun acak. Untuk memilih sebuah file, klik ikon file itu. Untuk memilih beberapa file sekaligus secara berurutan, klik ikon file pertama, tahan SHIFT, kemudian klik ikon terakhir. Maka seluruh file yang terletak `ntara file pertama dan file terakhir akan terpilih seluruhnya. Lihatlah peraga berikut:

Memilih File Secara Kolektif Berurutan
Peraga Memilih File Kolektif secara Berurutan


Untuk memilih beberapa file sekaligus secara acak, klik ikon file pertama, tahan CTRL, klik ikon-ikon file yang hendak diikutkan dalam pemilihan.

Memilih File Kolektif secara Acak
Peraga Memilih File Kolektif secara Acak

Mengganti Nama File

Melalui menu bar:
  1. Pilih ikon file
  2. Pilih Rename dari menu File
  3. Ketik nama baru untuk file, lalu akhiri dengan Enter
Melalui menu konteks:


Mengganti nama File
Peraga Mengganti Nama File

Menyalin File

Didalam sistem operasi terdapat alokasi memori yang dikhususkan untuk penyimpanan sementara file-file yang sedang disalin atau hendak dipindahkan. Alokasi memori untuk tujuan tersebut biasa disebut dengan istilah Clipboard. Metode yang digunakan dalam penyalinan file adalah Copy and Paste.

Melalui menu bar:
  1. Pilih ikon file
  2. Pilih perintah Copy dari menu Edit (atau tekan CTRL+C)
  3. Pilih perintah Paste dari menu Edit pada tempat tujuan (atau tekan CTRL+V)
Melalui menu konteks:

Menyalin File
Peraga Menyalin File

Memindah File

Pemindahan file dapat dilakukan memakai metode Cut and Paste atau dapat pula memakai metode Drag and Drop. Untuk cara pertama pelaksanaannya serupa dengan penyalinan file, hanya disini perintah yang dipilih adalah Cut dan Paste. Perintah Cut dapat juga diakses melalui shortcut CTRL+X.

Peraga Pemindahan File (Cut and Paste)
Peraga Pemindahan File (Cut and Paste)

Untuk memindahkan file secara cepat dari satu tempat ke tempat lain yang saling berdekatan dapat digunakan cara kedua. Tunjuk ikon file yang akan dipindah, dan kemudian drag menuju ke lokasi baru yang diinginkan. Drag berarti menahan tombol-kiri mouse sambil menggeser posisi pointer di layar.

Memindah File (drag and drop)
Peraga Memindah File (Drag and Drop)

Menghapus File

Secara sederhana sebuah file dapat dihapus dengan cara memilih file tersebut, dan kemudian tekan tombol Del, atau memilih perintah Delete dari menu File atau menu konteks.

Mengelola Folder

Folder diperlukan untuk mengelompokkan file-file dalam satu kategori. Dengan demikian pencarian file dapat dilakukan secara cepat. Pengelolaan folder sama halnya dengan pengelolaan file. Sebuah folde bisa diciptakan, disalin, dipindahkan, diganti namanya, dihapus dan juga bisa membuat folder didalam folder (atau lebih populer dengan sebutan sub-folder).

Menciptakan Folder
Cara menciptakan sebuah folder baru hampir sama dengan menciptakan file baru, hanya disini opsi yang harus dipilih adalah Folder.

Cara Menciptakan Folder Baru
Peraga Cara Menciptakan Folder Baru

Mengganti Nama Folder

Cara paling praktis dalam mengganti nama sebuah folder adalah melalui menu konteks (klik-kanan), seperti yang diperlihatkan oleh peraga berikut:

Cara Mengganti Nama Folder
Peraga Penggantian Nama Folder
Menyalin Folder

Menyalin sebuah folder biasanya karena alasan ingin mendapatkan salinan dari konten yang dimiliki oleh folder itu. Berikut peraga cara melakukannya melalui menu konteks:


Memindah Folder

Pemindahan folder beserta konten didalamnya dapat dipindahkan ke tempat/folder lain. Jika sebuah folder dipindahkan masuk kedalam sebuah folder, maka folder itu akan menjadi sebuah sub-folder. Terdapat dua cara dalam memindahkan folder, yaitu Cut and Paste dan Drag and Drop.

Cara Memindahkan Folder (Cut and Paste)
Peraga Pemindahan Folder (Cut and Paste)
Cara Pemindahan Folder (Drag and Drop)
Peraga Cara Pemindahan Folder (Drag and Drop)
Pekerjaan pengelolaan file maupun folder juga dapat dilakukan antar media penyimpanan yang berbeda, misalnya dari harddisk ke flashdisk, dari compact disc ke harddisk dsb.

BAB 2

Peripheral PC dan Setting Peripheral

Peripheral komputer
merupakan peralatan tambahan komputer yang dibutuhkan untuk keperluan – keperluan lain. Misalnya koneksi jaringan, mencetak, atau mengambil gambar. Peripheral tersebut meliputi Printer, Scanner, Modem, Network Card, dan lain sebagainya. Instalasi peripheral meliputi instalasi secara fisik dan instalasi secara software. Instalasi fisik meliputi pemasangan peripheral dengan baik dan benar, dan instalasi software meliputi pengenalan peripheral terhadap sistem operasi yaitu dengan menginstall driver yang dibutuhkan.

1. Printer

Printer merupakan komponen output yang digolongkan sebagai Hard Copy Device. Yaitu merupakan alat yang digunakan untuk mencetak keluaran dari proses yang dilakukan oleh komputer baik tulisan maupun grafik secara langsung dengan menggunakan media kertas ataupun yang lainnya.
Ada tiga jenis printer yang beredar dipasaran. Dot matrik, Ink Jet, dan Laser Jet. Printer Dot Matrik merupakan printer yang menggunakan pita sebagai alat percetakannya. Ink Jet menggunakan tinta, sedangkan laser jet menggunakan serbuk laser. Sedangkan jenis konektor printer ada dua macam yaitu melalui konektor Paralel Port dan USB Port.


Langkah – langkah instalasi printer :
  • Tancapkan kabel printer pada printer dan konektor parallel port male / konektor USB port pada komputer dengan benar.
Konektor Paralel untuk Printer

Konektor Printer USB

 Cara Install Software Printer
  1. Pastikan Printer dalam keadaan siap pakai / kondisi baik ( tidak rusak ) power printer dalam keadaan Off
  2. Tancapkan kabel data dari printer ke USB Drive pada PC / Notebook 
  3. Jangan Lupa driver untuk printer yang digunakan telah diletakkan didalam Optice Drive / CD-DVD ROM, yang saya gunakan kali ini contoh printer MP 145. Dan tampilan dari Software Driver pada layar monitor akan seperti dibawah ini dan jangan lupa centang pada “Asia”  (Gambar 1)
  4. Lalu Klik “Next” dan akan muncul tampilan seperti dibawah ini (Gambar 2)
  5. Bagi Pemula atau yang belum mengerti benar tentang memilih driver printer mana saja yang mau di install, saya rekomendasikan untuk klik pada “ Easy Install”
  6. Dan akan muncul tampilan seperti dibawah ini (Gambar 3)
  7. Kemudian klik “Install”
  8. Kemudian klik “Install” (Gambar 4)
  9. Dan silahkan tunggu proses install driver sampai dengan selesai.
  10. Kita akan diminta untuk menyetujui “License Agreement” yang dibuat oleh perusahaan printer tersebut. Kemudian klik “yes” dan akan tampil pada layar gambar seperti dibawah ini (Gambar 5) dan (Gambar 6)
  11. Silahkan tunggu hingga proses selesai, tapi jika dalam instalasi menemui gambar seperti ini dan Silahkan klik “Next" (Gambar 7)
  12. Dan kembali akan diminta untuk menyetujui “License Agreement” yang dibuat oleh perusahaan printer tersebut. Seperti gambar berikut (Gambar 8), Centang pada “I accept the terms in the license agreement, kemudian “Next” (Gambar 9), Klik “Next” (Gambar 10), Klik “Next” (Gambar 11), Klik “ Install” (Gambar 12), Tunggu sampai selesai (Gambar 13), Klik Finish.
  13. Selanjutnya Proses Instalasi yang pertama akan dilanjutkan seperti pada gambar berikut ini (Gambar 14), Jika Proses tersebut tidak berjalan ke tahap berikutnya
  14. Lalu hidup Printer, dan akan muncul pada layar desktop seperti dibawah ini (Gambar 15)
  15. Centang pada “Yes, this time only” seperti gambar dibawah ini (Gambar 16)
  16. Lalu Klik “Next” 
  17. Dan jika telah selesai maka Tampilan berikutnya akan seperti gambar dibawah ini (Gambar 17), Dan Jangan lupa centang pada “ Instal the software automatically ( Recommended ) “ (Gambar 18), Biarkan hingga selesai
  18. Maka proses tadi yang tidak bisa berjalan akan dilanjutkan kembali <="" blink="">, Klik “ Next” (Gambar 20), Next Lagi..
  19. Proses berikutnya akan muncul seperti gambar dibawah ini (Gambar 21), Klik “ Agree” (Gambar 22), Klik “Exit”, Maka seluruh Proses instalasi telah selesai

Gambar 1
Gambar2
Gambar 3
Gambar 4
Gambar 5
Gambar  6
Gambar 7
Gambar 8
Gambar 9
Gambar 10
Gambar 11
Gambar 12
Gambar 13
Gambar 14
Gambar 15
Gambar 16
Gambar 17
Gambar 18
Gambar 19
Gambar 20
Gambar 21
Gambar 22
2. Scanner
Scanner adalah suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung kamu lihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan dimodifikasi sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan gambar.
Scanner
Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang besarnya seukuran dengan kertas folio ada juga yang seukuran postcard, bahkan yang terbaru, berbentuk pena yang baru diluncurkan oleh perusahaan WizCom Technologies Inc. Scanner berukuran pena tersebut bisa menyimpan hingga 1.000 halaman teks cetak dan kemudian mentransfernya ke sebuah komputer pribadi (PC).

Scanner berukuran pena tersebut dinamakan Quicklink. Pena scanner itu berukuran panjang enam inci dan beratnya sekitar tiga ons. Scanner tersebut menurut WizCom dapat melakukan pekerjaannya secara acak lebih cepat dari scanner yang berbentuk datar.
Bagian - Bagian Scanner

Data yang telah diambil dengan scanner itu, bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCII. 

Pada saat ini banyak sekali scanner yang beredar di dunia dengan berbagai merk pula, Di antaranya scanner keluaran dari Canon, Hewlett Packard ( HP ), EPSON, UMAX dan masih banyak lagi.

Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.

Cara kerja Scanner :
Ketika tombol mouse ditekan memulai Scanning, yang terjadi adalah penekanan tombol mouse dari komputer menggerakkan pengendali kecepatan pada mesin scanner. Mesin yang terletak dalam scanner tersebut mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning. Kemudian unit scanning menempatkan proses pengiiman ke tempat atau jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning. Nyala lampu yang terlihat pada Scanner menandakan bahwa kegiatan scanning sudah mulai dilakukan.

Setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah selesai dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor. Apabila hasil atau tampilan teks / gambar ingin dirubah, kita dapat merubahnya dengan menggunakan software-software aplikasi yang ada. Misalnya dengan photoshop, Adobe dan lain- lain. pot scanned.

Ada dua macam perbedaan scanner dalam memeriksa gambar yang berwarna yaitu Scanner yang hanya bisa satu kali meng-scan warna dan menyimpan semua warna pada saat itu saja. Scanner yang langsung bisa tiga kali digunakan untuk menyimpan beberapa warna.

Warna-warna tersebut adalah merah, hijau dan biru.
Scaner yang disebut pertama lebih cepat dibandingkan dengan yang kedua, tetapi menjadi kurang bagus jika digunakan untuk reproduksi warna. Kebanyakan scanner dijalankan pada 1-bit (binary digit / angka biner), 8-bit (256 warna), dan 24 bit (lebih dari 16 juta warna).

Nah, bila kita membutuhkan hasil yang sangat baik maka dianjurkan menggunakan scanner dengan bit yang besar agar resolusi warna lebih banyak dan bagus.
Scanner tidak akan bekerja pada sistem operasi apabila tidak ada driver di dalam sistem operasi tersebut. Untuk langkah selanjutnya adalah proses instalasi driver scaner. Langkah – langkahnya adalah sebagai berikut:
  • Masukan CD Driver Scaner tersebut, dalam hal ini Scaner yang akan dicontohkan adalah Scanner CanoScan 3200/3200F.
  • Langkah selanjutnya memilih bahasa yang akan digunakan dalam proses instalasi.
  • Selanjutnya adalah memilih software yang diinstall dalam hal ini software untuk mengambil gambar yang diambil oleh Scaner.
  • Setelah muncul kotak dialog seperti gambar di atas dan pilih Install the Software, maka akan muncul kotak dialog seperti berikut : 
  • Pada kotak dialog tersebut, pengguna dapat memilih software yang akan diinstall dan software yang tidak akan diinstall. Kemudian klik tombol Start Instalation.
  • Setelah itu tinggal mengikuti konfirmasi yang ditampilkan. Dan setelah selesai proses instalasi, Scaner siap digunakan.
Kotak Dialog Scanner Setup Utility
Kotak Dialog Scanner Setup Utility 2
3. Modem
Modem merupakan salah satu perangkat komputer untuk perantara komputer dengan saluran telphone agar data berhubungan Internet Service Provider (ISP). Modem ada dua macam, yaitu modem internal dan modem external. Modem internal yaitu modem yang pasang di dalam motherboard dalam bentuk kartu.


Teknik pemasangannya sama seperti kartu – kartu lain pada umumnya. Sedangkan modem external adalah yang dapat dipasang dan dilepas sewaktu – waktu. Karena pemasangan modem hanya tinggal menancapkan konektor yang telah disediakan seperti USB atau Serial Port.

Modem Linksys

Modem Internal

Rangkuman 4
  1. Setiap pemasangan peripheral baru pada PC, harus dilakukan setting pada BIOS untuk mengaktifkan peripheral tersebut dan menginstalasi driver peripheral tersebut ke sistem komputer.
  2. Perlakuan setting dan instalasi driver tergantung pada sistem operasi yang digunakan.
  3. Langkah penyetingan dan instalasi setiap peripheral pada umumnya telah diberikan pada buku manual referennya atau file help atau readme pada disket/CD driver yang dibawakannya.
Tugas 4
  1. Amatilah sebuah PC, sebutkan jenis peripheral apa saja yang terpasang !
  2. Berkunjunglah ke toko komputer atau pameran komputer, amati, tanyakan, dan catatlah berbagai jenis peripheral yang ada serta apa fungsi dari setiap peripheral itu.
Tes Formatif 4
  1. Apa fungsi program driver pada peripheral ?
  2. Bagaimana cara memasang dan menginstalasi modem pada PC.
  3. Jika suatu printer terpasang pada PC tetapi program drivernyatidak terinstalasi. Apakah printer tersebut sudah dapat dipakai ? Mengapa?
Kunci Jawaban Formatif 4
  1. Program driver berfungsi untuk mengemudikan/mengatur jalannya suatu peripheral agar bekerja sesuai dengan fungsinya.
  2. Lihat pada uraian materi 4 bagian modem.
  3. Tidak dapat, sebab tidak ada program yang menggerakkannya.
Lembar Kerja 4
Alat dan bahan :
  1. PC 1 unit lengkap dengan multi media.
  2. Modem telpon eksternal 1 buah beserta driver dan buku manual reference.
  3. Saluran telepon.
  4. Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai.
  5. Tools set.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  1. Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.
  2. Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.
Langkah Kerja
  1. Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.
  2. Buka, baca, dan pahami buku manual reference untuk instalasi modem.
  3. Instalasilah modem sesuai dengan buku manual reference yang ada.
  4. Hidupkan komputer, setting port I/O pada BIOS yang sesuai dengan sambungan modem yang dipakai.
  5. Instal driver modem.
  6. Setting Dial-up Networking (jika memakai sistem operasi windows).
  7. Klik Make Connection, isi telepon number dengan 080989999, country or region code pilih Indonesia.
  8. Klik My connection, isi user name dengan telkom@instan, password telkom.
  9. Klik konek, maka komputer akan terhubung dengan internet.
  10. Jalankan internet explorer, pilih salah satu alamat web, misal : http:\\www.telkom.net untuk mengecek hasil instalasi modem.
  11. Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).
  12. Jika semua telah selesai matikan komputer dengan prosedur yang benar.

BAB 1

Menggunakan Sistem Operasi Dasar Komputer

 

Sistem operasi mengatur dan mengontrol hardware yang ada seperti disk drive, harddisk, CD/DVD ROM atau DVD / DVD-RW, keyboard, monitor, mouse, scanner, printer dan lainnya
BIOS (Basic Input Output System) adalah himpunan program yang bekerja erat dengan hardware untuk mendukung transfer informasi di antara unsur-unsur sistem komputer seperti memori, disk, monitor, printer dan banyak lagi.
Persamaan dan perbedaan antara Sistem Operasi  dengan BIOS (Basic Input Output System)

Sistem Operasi
BIOS
1
2
3
4
5
Tampilan utama dalam menjalankan program aplikasi
Disimpan di harddisk
Bisa dihapus
Bisa dikembangkan
Berperan dalam pengaturan hardware
T`mpilan saat komputer booting
Disimpan di ROM
Secara umum tidak bisa dihapus
Bisa dikembangkan
Berperan dalam pengaturan hardware

3.1 OPERASI DASAR KOMPUTER DAN MENGGUNAKAN SISTEM OPERASI
Tidak dapat dipungkiri bahwa Sistem Operasi sangat mempengaruhi kita dalam menggunakan komputer karena sistem operasi merupakan software yang memungkinkan kita dapat menggunakan semua program aplikasi.
a.       Kelebihan sistem operasi windows
·          Tampilan Windows dalam modus grafik (gambar)
·          Windows mendukung pemakaian memori yang besar
·          Dapat menjalankan lebih dari satu program / aplikasi pada saat yang sama
·          Antara satu aplikasi dengan aplikasi lain dapat saling berhubungan (transfer data).
b.       Cara mengaktifkan komputer
1.       Pastikan semua kabel sudah terhubung dengan benar pada perangkat komputer dan sumber tenaga listrik
2.       Hidupkan perangkat Power Stabilizer atau UPS
3.       Hidupkan Power pada CPU
4.       Hidupkan Power pada monitor
5.       Tunggu sampai komputer siap (muncul tampilan dekstop windows)
6.       Komputer siap untuk digunakan


 c.       Bagian-bagian tampilan utama/desktop windows
1.       Icon (gambar kecil) yaitu simbol yang mewakili file, folder dan objek lain.
Terdiri atas 2 yaitu :
-          Shortcut, jalan pintas untuk berhubungan dengan file, folder atau program.
     
-          Folder, ruang pada media penyimpanan tetap(harddisk, disket/flashdisk, CD, Flash disk, dll) yang digunakan untuk menempatkan file, shortcut atau folder lainnya,

Icon standart pada desktop :
Ø       My Computer, shortcut yang digunakan untuk manajemen komputer, tidak bisa dihapus tapi bisa diganti nama.
Ø       Recycle Bin, shortcut tempat menampung file, folder ataupun shortcut yang sudah dihapus
Ø       My Document, folder/ruang penyimpanani file, folder ataupun shortcut.
2.      Walpaper / Background
3.       Taskbar, untuk menampilkan nama program yang aktif dan juga digunakan untuk berpindah antar program

 

Melakukan Setting Periferal

A. Melakukan Setting Printer

Microsoft Windows mepunyai fasilitas pulg and play, yaitu fasilitas yang dapat langsung mengenali perangkat keras yang baru dipasang sekaligus menyediakan driver yang mendukung.

Untuk meng-install printe baru , dengan langkah - langkah:
1. Klik menu Start > Control Panel > Printers and Faxes
2. Double click pada Printers and Faxes untuk membuka jendela Printers and Faxes
3. Pilih menu File pada baris menu kemudian klik perintah Add Printer
4. Pilih Add Printer pada menu Control Panel jika sudah diatur
5. Akan tampil, kotak dialog Add Printer Wizard > Next untuk proses instalasi
6. Tentukan lokasi printer. Apabila printer terhubung langsung dengan komputer pilih Local printer attached to this computer. Jika tidak pilih pilihan kedua > Next
7. Pilih port yang akan digunakan > Next
8. Pilih jenis driver dari printer yang akan digunakan. Jika tidak terdapat didaftar, tekan tombol Have Disk untuk meng-install melalui disket atau CD > Next
9. Komputer akan menampilkan kotak dialog berisi nama printer. Isi nama printer pada kotak kosong yang tersedia > Next
10. Tentukan apakah printer akan digunakan dengan cara berbagi dengan pengguna lain atau tidak > next
11. Akan tampil spesifikasi printer yang akan di - install > Finish
12. Proses penyalinan dan pemngambilan driver dari printer akan berjalan, di mana kamu dapat melihat prosesnya
13. Jika proses instalasi printer sudah selesai akan ditampilkan sebuah ikon baru pada jendela Printers and Faxes yang menunjukkan printer telah ter-install.

Cara lain dapat dilakukan, melalui langkah - langkah berikut.
1. Buka Control Panel > Printers and Faxes yang akan menampilkan ikon - ikon printer yang terdapat pada komputer.
2. Klik kanan ikon printer yang akan diubah settingnya
3. Komputer akan menampilkan menu dengan beberapa perintah

- Set as Default Printer, apabila akan membuat printer sebagai printer utama
- Printer Preferences, untuk menampilkan jendelea setting printer, seperti pengaturan ukuran kertas
- Pause Printing, untuk menghentikan aktivitas printer
- Properties, untuk menampilkan jendela Properties dari printer. Mengatur port, sharing, warna, pengujian printer dan sebagainya.



B. Melakukan Setting Display

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatur tampilan layar/desktop pada computer/laptop kita :
1. klik kanan pada mouse
2. lalu tekan menu Properties.
3. kemudian akan muncul beberapa tampilan menu pada Display Properties yaitu themes , desktop ,screen saver , appearance , dan settings .

* Themes
Themes adalah gambar latar belakang pada layar computer . yang di dalam nya itu meliputi ikon,sound,tampilan ,screensaver,lain-lainnya lagi. Kita dapat memili tampilan layar sesuai dengan keinginan kita.
Untuk meng`tur themes pada laptop/komputer anda .

1. Pilih menu themes , lalu pilih themes yang anda inginkan .
misalnya seperti gambar pada contoh di bawah ini :
2. Setelah selesai mengatur themes yang anda inginkan . klik apply untuk melihat sementara tampilan themes yang sudah anda atur sebelumnya.

* Desktop
Desktop adalah gambar latar belakang pada computer kita. Kita dapat mengganti nya sesuai dengan keinginan kita.
Kemudian untuk mengatur background pada laptop/computer anda .

1. Pilih menu desktop yang tedapat pada tampilan display Properties . lalu pilih salah satu background yang anda inginkan .
Misanlya seperti pada contoh gambar di bawah ini :
2. Setelah selesai mengatur desktop/background yang ada inginkan . klik apply untuk melihat tampilan sementara desktop/background yang anda sudah atur sebelumnya.

* Screen saver
Screen saver adalah salah satu fasilitas pada saat layar monitor kita sedang kosong dengan berisi gambar yang bergerak dalam jangka waktu .
kemudian untuk mengatur screen saver pada laptop/computer anda.

1. Pilih menu screen saver yang terdapat pada tampilan Display Properties . lalu pilih salah satu screen saver yang anda inginkan .
Misalnya seperti pada contoh gambar di bawah ini :
2.setelah selesai mengatur sreen saver yang anda inginkan . klik apply untuk melihat tampilan sementara screen saver yang anda sudah anda sebelumnya.

* Appereance
Appereance adalah tampilan warna untuk mengubah warna desktop dan baris menu ,serta ukuran huruf menu dan ikon pada computer anda.
kemudian untuk mengatur appearance pada laptop/computer anda .

1. pilih menu appearance yang terdapat pada tampilan Display properties.
2.lalu tekan windows and buttons, lalu pilih salah satunya..
3.untuk mengatur color scheme . tekan color scheme lalu pilih salah satu color/warna yang anda inginkan .
4.Untuk mengatur font size . tekan font size lalu pilih salah satu font size yang anda iningkan .
5.setelah selesai anda mengatur semua Apperance klik apply untuk melihat sementara tampilan yang anda inginkan.

* Settings
Settings adalah fasilitas untuk mengatur refolusi monitor serta kualitas warna pada computer kita.

Setelah semua menu Display Properties selesai anda atur . klik OK . agar tampilan pada kompiter/laptop anda akan berubah menjadi yang anda inginkan


C. Melakukan Regional Setting

Regional setting sangat berguna dan menentukan aturan penulisan formula (syntax) dalam excel, misalnya jika anda menggunakan regional setting English (US) tanda koma maka pada regional setting Indonesia akan menjadi ;, dan lain-lain.

Untuk memudahkan formula yang saya gunakan dalam bahasan tutorial selanjutnya, akan menggunakan regional setting English(US).

Jika komputer anda menggunakan regional setting Indonesia, untuk sementara silahkan ubah regional setting tersebut. prosedur untuk mengubah regional setting tersebut adalah:

1. Pada start menu, plih setting > Control Panel

2. Pada kotak dialog Control Panel, Klik icon Regional Setting


3. Pada tab Regional Option, pilih English (United States)

Klik Apply, kemudian OK 

 

MANAJEMEN FILE


Pengertian manajemen file
File system atau manajemen file adalah metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi untuk mengatur dan mengorganisir file pada disk atau partisi. File system juga dapat diartikan sebagai partisi atau disk yang digunakan untuk menyimpan file-file dalam cara tertentu. Cara memberi suatu file system ke dalam disk atau partisi dengan cara melakukan Format
Manfaat Manajemen File
Dapat mengurangi resiko kehilangan file yang dikarenakan: terhapus secara tidak disengaja, tertimpa file baru, tersimpan dimana saja, dan hal lain yang tidak kita inginkan
Sasaran Manajemen File :
Pengelolaan file adalah kumpulan perangkat lunak sistem yang menyediakan layanan berhubungan dengan penggunaan file ke pemakai dan / atau aplikasi.
Biasanya satu-satunya cara pemakai atau aplikasi mengakses file adalah lewat sistem. Pemakai atau pemrogram tidak perlu mengembangkan perangkat lunak khusus untuk mengakses data di tiap aplikasi. Sistem pun menyediakan pengendalian terhadap aset penting ini.
  1. 1. Sasaran sistem file adalah sebagai berikut :
    1. Memenuhi kebutuhan manajemen data bagi pemakai.
    2. Menjamin data pada file adalah valid.
    3. Optimasi kinerja.
    4. Menyediakan dukungan masukan/keluaran beragam tipe perangkat penyimpanan.
    5. Meminimalkan atau mengeliminasi potensi kehilangan atau perusahaan data.
    6. Menyediakan sekumpulan rutin interface masukan/keluaran.
    7. Menyediakan dukungan masukan/keluaran banyak pemakai di sistem multiuser.
Fungsi Manajemen File :
Beberapa fungsi yang diharapkan dari pengelolaan file adalah :
  1. Penciptaan, modifikasi, dan penghapusan file.
  2. Mekanisme pemakaian file secara bersama.
  3. Kemampuan backup dan recovery untuk mencegah kehilangan karena kecelakaan    atau dari upaya penghancuran informasi.
  4. Pemakai dapat mengacu file dengan nama simbolik (Symbolic name) bukan menggunakan penamaan yang mengacu perangkat fisik.
  5. Pada lingkungan sensitif dikehendaki informasi tersimpan aman dan rahasia.
  6. Sistem file harus menyediakan interface user-friendly.
  1. 2. Arsitektur Pengelolaan File :
Pengelolaan file, biasanya terdiri dari :
  1. Sistem Akses
Berkaitan dengan bagaimana cara data yang disimpan pada file diakses.
  1. Manajemen file
Berkaitan dengan penyediaan mekanisme operasi pada file seperti :
Penyimpanan
Pengacuan
Pemakaian bersama
Pengamanan
  1. Manajemen Ruang Penyimpan
Berkaitan dengan alokasi ruang untuk file di perangkat penyimpan.
  1. Mekanisme Integritas File
Berkaitan dengan jaminan informasi pada file tak terkorupsi. Manajemen Perangkat Masukan / Keluaran di Sistem Operasi : Device Driver
  1. 3. Sistem File
Konsep terpenting dari pengelolaan file di sistem operasi adalah :
File
Abstraksi penyimpanan dan pengambilan informasi di disk. Abstraksi ini membuat pemakai tidak dibebani rincian cara dan letak penyimpanan informasi, serta mekanisme kerja perangkat penyimpan data.
Direktori
Berisi informasi mengenai file. Kebanyakan informasi berkaitan dengan penyimpan. Direktori adalah file, dimiliki sistem operasi dan dapat diakses dengan rutin di sistem operasi. Pemakai memanipulasi data merujuk sebagai file atau direktori. Pemakai tidak dibebani dengan masalah penyimpanan, manipulasi perangkat dan sebagainya.
  1. 4. File, Terhadap beragam pandangan mengenai file, yaitu :
a.         Pemakai :
  • Terhadap file pemakai berkepentingan memahami berikut :
  • Penamaan untuk file
  • Tipe file
  • Atribut file
  • Perintah-perintah untuk manipulasi file.
b.          Pemrograman :
Selain perlu memahami sebagai pemakai, pemrograman perlu memahami:
  • Operasi-operasi terhadap file
  • Perancang,Implementasi pengelolaan file
c.         Penamaan File :
Pemakai mengacu file dengan nama simbolik. Tiap file disistem harus mempunyai nama unik agar tidak ambigu. Penamaan file dengan nama direktori tempat file memberi nama unik. Tidak diperbolehkan nama file yang sama di satu direktori.
Penamaan file berbeda sesuai sistem. Terdapat dua pendekatan yaitu :
  • Sistem yang case – sensitive
  • Sistem case – intensive
  1. Terdapat tiga tipe di sistem operasi, yaitu :
1.    File Reguler, File berisi informasi, terdiri dari file ASCII dan biner. File ASCII berisi baris teks. File biner adalah file yang bukan file ASCII. Untuk file biner eksekusi (exe) mempunyai struktur internal yang hanya diketahui sistem operasi. Untuk file biner hasil program aplikasi, struktur internalnya hanya diketahui program aplikasi yangmenggunakan file tersebut.
2.    File Direktori, File direktori merupakan file yang dimiliki sistem untuk mengelola struktur sistem file. File direktori merupakan file berisi informasi-informasi mengenai file-file yang termasuk dalam direktori itu.
3.    File Spesial, File spesial merupakan nama logik perangkat masukan/keluaran. Perangkat masukan/keluaran dapat dipandang sebagai file. Pemakai dihindarkan dari kerumitan operasi perangkat masukan/keluaran.
File Spesial terbagi dua yaitu :
a.     File spesial karakter, File spesial karakter berhubungan dengan perangkat masukan/keluaran aliran karakter file ini memodelkan perangkat masukan/keluaran seperti:
o   Terminal
o   Printer
o   Port jaringan
o   Modem dan alat –alat yang bukan penyimpan sekunder.
b.         File spesial blok, File spesial blok berhubungan dengan  perangkat masukan/keluaran sebagai kumpulan blok-blok data (berorientasi blok)
  1. Atribut File
Informasi tambahan mengenai file untuk memperjelas dan membatasi operasi-operasi yang dapat diterapkan. Atribut dipergunakan untuk pengelolaan file.
  1. Operasi pada file
o   Create : Menciptakan berkas
o   Delete : Menghapus berkasOpen : Membuka berkas untuk menyimpan proses selanjutnya
o   Close : Menutup berkas utuk menyimpan semua informasi ke berkas dan mendealokasikansumber daya yang digunakan
o   Read : Membaca data pada berkas
o   Write : Memodifikasi data pada berkas, yaitu pada posisi yang ditunjuk
o   Append : Menambah data pada berkas, merupakan operasi write yang lebih spesifik, yaitu di akhir berkas
o   Seek : Mencari lokasi tertentu, hanya berlaku untuk berkas akses lacak Get attributes Membaca atribut-atribut berkas, Set attributes Menuliskan (memodifikasi) atribut-atribut berkas
o   Rename : Mengganti nama berkas
  1. 5. Direktori
Direktori berisi informasi mengenai file. Direktori sendiri adalah file, dimiliki oleh sistem operasi dapat diakses dengan rutin sistem operasi. Meski beberapa informasi direktori tersedia bagi pemakai atau aplikasi, informasi itu umumnya disediakan secara tidak langsung. Pemakai tidak dapat mengakses direktori secara langsung meski dalam mode read-only.
  1. 6. Shared File
Shared file adalah file yang tidak hanya diacu oleh satu direktori (pemakai), tapi juga oleh direktori-direktori (pemakai) lain. Sistem file tidak lagi berupa pohon melainkan directed acyclic graph (DAG).
Masalah-masalah yang terdapat pada shared file adalah sebagai berikut :
  • Metode implementasi shared file
  • Metode pemberian hak akses pada shared file
    • Metode pengendalian atau penanganan terhadap pengaksesan yang secara simultan dilakukan pemakai-pemakai yang mengacu file. Persoalan pengaksesan simultan ini menyangkut integritas atau kogerensi data.
  1. 7. Sistem Akses File
Sistem akses merupakan pilihan, yaitu :
  • Dapat menjadi bagian dari sistem operasi atau
  • Sistem operasi sama sekali tidak mempunyai komponen sistem akses.
Cara akses perangkat penyimpanan :
Perangkap penyimpanan berdasar disiplin pengaksesan dibagi dua, yaitu:
1.           Perangkat akses sekuen (sequential access devices)
2.           Perangkat akses acak (random access devices)
3.          Perangkat akses sekuen, Proses harus membaca semua byte atau rekord file  secara berturutan mulai dari awal, tidak dapat meloncati dan membaca di luar uraian.
  1. 8. Organisasi File
Elemen pokok perancangan sistem akses adalah cara rekord-rekord diorganisasikan atau distrukturkan.
Beberapa kriteria umum untuk pemilihan organisasi file adalah :
  1. Redundansi yang kecil
  2. Pengaksesan yang cepat
  3. Kemudahan dalam memperbaharui
  4. Pemeliharaan yang sederhana
  5. Kehandalan yang tinggi
Terdapat enam organisasi dasar, kebanyakan organisasi file sistem nyata termasuk salah satu atau kombinasi kategori-kategori ini. Enam organisasi atau pengaksesan dasar adalah sebagai berikut :
  1. File pile (pile)
  2. File sekuen (sequential file)
  3. File sekuen berindeks (indexed-sequential file)
  4. File berindeks majemuk (multiple-indexed file)
  5. File ber-hash (hashed or direct file)
  6. File cincin (multi ring file)

 

Cara menggunakan perangkat lunak pengolah kata

Word dapat digunakan untuk berbagai tugas. Tidak perlu membeli Microsoft Word, ada banyak program lain yang akan melakukan pekerjaan. Berikut adalah beberapa alasan untuk menggunakan perangkat lunak pengolah kata.
1. Menemukan perangkat lunak pengolah kata. Anda dapat membeli atau men-download program pengolah kata gratis dari Internet.
2. Menulis surat. Pengolah kata membuatnya mudah untuk menulis dan menjawab surat-surat. Anda dapat membuat template dan hanya mengisi kekosongan ketika Anda harus menulis surat. Tentu saja, kecuali jika Anda mengirim surat formulir, Anda akan perlu untuk mengubah tubuh setiap kali.
3. Update atau menulis resume Anda. Jika Anda sedang mencari pekerjaan atau kemajuan pekerjaan Anda saat ini, sebuah perangkat lunak wordprocessing akan membantu Anda memperbarui atau menulis resume Anda. Beberapa perangkat lunak bahkan akan memiliki template yang sudah dibangun di untuk digunakan dalam membuat resume Anda.
4. Mengerjakan pekerjaan rumah, tugas, dan kertas untuk sekolah. Hal ini harus lebih mudah daripada mesin tik dulu, karena dapat memeriksa ejaan maupun tata bahasa dan struktur kalimat.
5. Buat kartu. Anda dapat menggunakan perangkat lunak pengolah kata untuk membuat kartu untuk semua kesempatan dan mengirimkannya ke keluarga dan teman-teman Anda. Meskipun Anda dapat membeli atau men-download perangkat lunak untuk tujuan spesifik ini, mengambil keuntungan dari perangkat lunak yang anda miliki.
6. Cobalah untuk membuat template dan macro untuk hal-hal yang Anda menggunakan perangkat lunak pengolah kata Anda untuk berulang-ulang. Ini akan membuat hidup Anda lebih produktif karena Anda hanya perlu memasukkan data yang umum sekali.